Apa Peristiwa yang Menjadi Landasan Hari Ibu Ditetapkan pada 22 Desember – Sejarah Hari Ibu

  • Bagikan
TOKOHWANITA.CO.ID

Hari Ibu adalah hari perayaan yang dirayakan setiap tahun pada tanggal 22 Desember untuk menghormati dan menghargai ibu-ibu di seluruh dunia. Hari Ibu pertama kali diperingati pada tanggal 19 Desember 1909 di Amerika Serikat oleh Anne Jarvis, seorang wanita yang mengagumi ibunya yang telah meninggal.

Hari Ibu kemudian diadopsi oleh PBB pada tanggal 9 Desember 1977 dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang masalah-masalah kesejahteraan perempuan dan menghargai peran ibu dalam keluarga dan masyarakat. Hari Ibu dirayakan dengan berbagai cara di seluruh dunia, termasuk dengan memberikan hadiah, kartu ucapan, atau bunga kepada ibu-ibu yang dikasihi.

Peristiwa yang Menjadi Landasan Hari Ibu

Peristiwa yang menjadi landasan Hari Ibu adalah keinginan Anne Jarvis, seorang wanita Amerika Serikat, untuk menghormati dan menghargai ibunya yang telah meninggal. Setelah ibunya meninggal pada tanggal 9 Mei 1905, Jarvis memulai kampanye untuk memperingati hari ibu dengan memberikan bunga kepada ibu-ibu di gereja pada tanggal 2 Mei 1908, yang merupakan hari Minggu terdekat setelah tanggal kematian ibunya.

Kemudian, pada tanggal 19 Desember 1909, Jarvis mengadakan perayaan Hari Ibu pertama di gereja di Grafton, West Virginia, di mana dia mengundang ibu-ibu dari seluruh negara untuk datang dan merayakan hari tersebut.

Setelah perayaan pertama, Jarvis terus mempromosikan Hari Ibu dan akhirnya berhasil mengadakan perayaan Hari Ibu di seluruh negara pada tanggal 19 Desember setiap tahun. Namun, Jarvis tidak menyukai bagaimana Hari Ibu telah diubah menjadi hari perdagangan dan merasa bahwa hari tersebut tidak lagi mencerminkan makna yang sebenarnya. Jarvis akhirnya mengeluh kepada Pemerintah Amerika Serikat dan berhasil mengubah hari perayaan menjadi Hari Ibu Nasional pada tanggal 8 Mei 1914.

Pada tanggal 9 Desember 1977, PBB mengadopsi Hari Ibu sebagai hari perayaan internasional dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang masalah-masalah kesejahteraan perempuan dan menghargai peran ibu dalam keluarga dan masyarakat. Sejak itu, Hari Ibu dirayakan di seluruh dunia pada tanggal 22 Desember setiap tahun.

Pelajari Sejarah Hari Ibu di Dunia

Mengerti sejarah Hari Ibu dapat membantu kita menghargai dan menghormati ibu-ibu di sekitar kita, serta memahami tujuan dan makna yang sebenarnya dari perayaan tersebut. Selain itu, mengerti sejarah Hari Ibu juga dapat membantu kita menghargai sejarah dan perjuangan wanita di masa lalu, serta memahami bagaimana perjuangan tersebut telah membantu meningkatkan kesejahteraan perempuan di masa sekarang.

Mengerti sejarah Hari Ibu juga dapat membantu kita menghargai peran ibu dalam keluarga dan masyarakat, serta mengingat bahwa ibu merupakan salah satu sumber dukungan terbesar bagi keluarga. Dengan mengerti sejarah Hari Ibu, kita dapat lebih memahami pentingnya menghargai dan menghormati ibu-ibu di sekitar kita, serta memastikan bahwa kita selalu menyisihkan waktu untuk memberikan rasa hormat dan penghargaan yang selayaknya kepada ibu-ibu kita.

Apa Peristiwa yang Menjadi Landasan Hari Ibu Ditetapkan pada 22 Desember
Apa Peristiwa yang Menjadi Landasan Hari Ibu Ditetapkan pada 22 Desember

Sejarah Hari Ibu di Indonesia

Sejarah Hari Ibu di Indonesia tidak jauh berbeda dengan sejarah Hari Ibu di dunia. Hari Ibu pertama kali diperingati di Indonesia pada tanggal 22 Desember 1922 oleh Pemerintah Kolonial Belanda. Pada saat itu, Hari Ibu diperingati sebagai hari perayaan untuk menghargai ibu-ibu Belanda yang tinggal di Indonesia.

Setelah Indonesia merdeka pada tahun 1945, Hari Ibu tetap diperingati di Indonesia, namun makna dan tujuannya berubah menjadi hari perayaan untuk menghargai ibu-ibu Indonesia. Pada tahun 1950, Hari Ibu diperingati sebagai hari libur nasional di Indonesia.

Pada saat ini, Hari Ibu diperingati di Indonesia dengan berbagai cara, termasuk dengan memberikan hadiah, kartu ucapan, atau bunga kepada ibu-ibu yang dikasihi. Selain itu, beberapa orang juga mengadakan acara perayaan khusus, seperti pesta makan siang bersama atau acara komunitas lainnya, untuk merayakan Hari Ibu.

Sejarah Hari Ibu di Amerika Serikat

Hari Ibu di Amerika Serikat disambut pada tanggal terakhir Minggu di bulan Mei setiap tahun. Ini merupakan hari yang diperingati secara luas di negara tersebut, dan merupakan kesempatan untuk menghargai dan menghormati ibu-ibu serta orang-orang yang memainkan peran seperti ibu dalam keluarga dan masyarakat.

Sejarah Hari Ibu di Amerika Serikat dimulai pada abad ke-19, ketika seorang wanita bernama Anna Jarvis mengadakan perayaan untuk ibunya yang telah meninggal. Ia kemudian berupaya untuk memperluas perayaan tersebut ke seluruh negara, dan pada tahun 1914, Presiden Woodrow Wilson menandatangani sebuah resolusi yang menetapkan Hari Ibu sebagai hari libur nasional di Amerika Serikat.

Sekarang, Hari Ibu di Amerika Serikat diperingati dengan cara yang beragam, termasuk dengan memberikan hadiah, mengirim kartu ucapan, atau mengadakan pesta keluarga. Orang-orang juga sering mengunjungi gereja atau mempersembahkan bunga kepada ibu-ibu mereka pada hari tersebut.

Sejarah Hari Ibu di Norwegia

Sejarah Hari Ibu di Norwegia tidak jauh berbeda dengan sejarah Hari Ibu di dunia lainnya. Hari Ibu pertama kali diperingati di Norwegia pada tanggal 19 Desember 1909 oleh Anne Jarvis, seorang wanita Amerika Serikat yang mengagumi ibunya yang telah meninggal. Jarvis memulai kampanye untuk memperingati hari ibu dengan memberikan bunga kepada ibu-ibu di gereja pada tanggal 2 Mei 1908, yang merupakan hari Minggu terdekat setelah tanggal kematian ibunya.

Setelah perayaan pertama, Jarvis terus mempromosikan Hari Ibu dan akhirnya berhasil mengadakan perayaan Hari Ibu di seluruh dunia pada tanggal 19 Desember setiap tahun. Namun, Jarvis tidak menyukai bagaimana Hari Ibu telah diubah menjadi hari perdagangan dan merasa bahwa hari tersebut tidak lagi mencerminkan makna yang sebenarnya. Jarvis akhirnya mengeluh kepada Pemerintah Amerika Serikat dan berhasil mengubah hari perayaan menjadi Hari Ibu Nasional pada tanggal 8 Mei 1914.

Setelah itu, Hari Ibu diadopsi oleh PBB pada tanggal 9 Desember 1977 sebagai hari perayaan internasional dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang masalah-masalah kesejahteraan perempuan dan menghargai peran ibu dalam keluarga dan masyarakat. Sejak itu, Hari Ibu dirayakan di seluruh dunia pada tanggal 22 Desember setiap tahun, termasuk di Norwegia. Saat ini, Hari Ibu diperingati di Norwegia dengan berbagai cara, termasuk dengan memberikan hadiah, kartu ucapan, atau bunga kepada ibu-ibu yang dikasihi.

Sejarah Hari Ibu di Yunani

Sejarah Hari Ibu di Yunani tidak jauh berbeda dengan sejarah Hari Ibu di dunia lainnya. Hari Ibu pertama kali diperingati di Yunani pada tanggal 19 Desember 1909 oleh Anne Jarvis, seorang wanita Amerika Serikat yang mengagumi ibunya yang telah meninggal. Jarvis memulai kampanye untuk memperingati hari ibu dengan memberikan bunga kepada ibu-ibu di gereja pada tanggal 2 Mei 1908, yang merupakan hari Minggu terdekat setelah tanggal kematian ibunya.

Setelah perayaan pertama, Jarvis terus mempromosikan Hari Ibu dan akhirnya berhasil mengadakan perayaan Hari Ibu di seluruh dunia pada tanggal 19 Desember setiap tahun. Namun, Jarvis tidak menyukai bagaimana Hari Ibu telah diubah menjadi hari perdagangan dan merasa bahwa hari tersebut tidak lagi mencerminkan makna yang sebenarnya. Jarvis akhirnya mengeluh kepada Pemerintah Amerika Serikat dan berhasil mengubah hari perayaan menjadi Hari Ibu Nasional pada tanggal 8 Mei 1914.

Setelah itu, Hari Ibu diadopsi oleh PBB pada tanggal 9 Desember 1977 sebagai hari perayaan internasional dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang masalah-masalah kesejahteraan perempuan dan menghargai peran ibu dalam keluarga dan masyarakat. Sejak itu, Hari Ibu dirayakan di seluruh dunia pada tanggal 22 Desember setiap tahun, termasuk di Yunani. Saat ini, Hari Ibu diperingati di Yunani dengan berbagai cara, termasuk dengan memberikan hadiah, kartu ucapan, atau bunga kepada ibu-ibu yang dikasihi.

Sejarah Hari Ibu di Georgia

Sejarah Hari Ibu di Georgia tidak jauh berbeda dengan sejarah Hari Ibu di dunia lainnya. Hari Ibu pertama kali diperingati di Georgia pada tanggal 19 Desember 1909 oleh Anne Jarvis, seorang wanita Amerika Serikat yang mengagumi ibunya yang telah meninggal. Jarvis memulai kampanye untuk memperingati hari ibu dengan memberikan bunga kepada ibu-ibu di gereja pada tanggal 2 Mei 1908, yang merupakan hari Minggu terdekat setelah tanggal kematian ibunya.

Setelah perayaan pertama, Jarvis terus mempromosikan Hari Ibu dan akhirnya berhasil mengadakan perayaan Hari Ibu di seluruh dunia pada tanggal 19 Desember setiap tahun. Namun, Jarvis tidak menyukai bagaimana Hari Ibu telah diubah menjadi hari perdagangan dan merasa bahwa hari tersebut tidak lagi mencerminkan makna yang sebenarnya. Jarvis akhirnya mengeluh kepada Pemerintah Amerika Serikat dan berhasil mengubah hari perayaan menjadi Hari Ibu Nasional pada tanggal 8 Mei 1914.

Setelah itu, Hari Ibu diadopsi oleh PBB pada tanggal 9 Desember 1977 sebagai hari perayaan internasional dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang masalah-masalah kesejahteraan perempuan dan menghargai peran ibu dalam keluarga dan masyarakat. Sejak itu, Hari Ibu dirayakan di seluruh dunia pada tanggal 22 Desember setiap tahun, termasuk di Georgia. Saat ini, Hari Ibu diperingati di Georgia dengan berbagai cara, termasuk dengan memberikan hadiah, kartu ucapan, atau bunga kepada ibu-ibu yang dikasihi.

Sejarah Hari Ibu di Afganistan

Sejarah Hari Ibu di Afganistan tidak jauh berbeda dengan sejarah Hari Ibu di dunia lainnya. Hari Ibu pertama kali diperingati di Afganistan pada tanggal 19 Desember 1909 oleh Anne Jarvis, seorang wanita Amerika Serikat yang mengagumi ibunya yang telah meninggal. Jarvis memulai kampanye untuk memperingati hari ibu dengan memberikan bunga kepada ibu-ibu di gereja pada tanggal 2 Mei 1908, yang merupakan hari Minggu terdekat setelah tanggal kematian ibunya.

Setelah perayaan pertama, Jarvis terus mempromosikan Hari Ibu dan akhirnya berhasil mengadakan perayaan Hari Ibu di seluruh dunia pada tanggal 19 Desember setiap tahun. Namun, Jarvis tidak menyukai bagaimana Hari Ibu telah diubah menjadi hari perdagangan dan merasa bahwa hari tersebut tidak lagi mencerminkan makna yang sebenarnya. Jarvis akhirnya mengeluh kepada Pemerintah Amerika Serikat dan berhasil mengubah hari perayaan menjadi Hari Ibu Nasional pada tanggal 8 Mei 1914.

Setelah itu, Hari Ibu diadopsi oleh PBB pada tanggal 9 Desember 1977 sebagai hari perayaan internasional dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang masalah-masalah kesejahteraan perempuan dan menghargai peran ibu dalam keluarga dan masyarakat. Sejak itu, Hari Ibu dirayakan di seluruh dunia pada tanggal 22 Desember setiap tahun, termasuk di Afganistan. Saat ini, Hari Ibu diperingati di Afganistan dengan berbagai cara, termasuk dengan memberikan hadiah, kartu ucapan, atau bunga kepada ibu-ibu yang dikasihi.

Sejarah Hari Ibu di Albania

Hari Ibu di Albania disambut pada tanggal 8 Maret setiap tahun. Ini merupakan hari keagamaan yang diperingati di negara tersebut, dan terkait dengan perayaan hari Santa Perawan Maria. Pada hari ini, keluarga dan teman-teman biasanya berkumpul untuk merayakan dan menghargai ibu-ibu mereka.

Hari Ibu di Albania juga merupakan hari libur nasional, sehingga sekolah dan kantor umum ditutup pada hari tersebut. Pada hari ini, orang-orang juga biasanya mengunjungi gereja untuk berdoa dan memberikan hadiah kepada ibu-ibu mereka.

Sejarah Hari Ibu di Albania bermula pada abad ke-4, ketika Perawan Maria dianggap sebagai simbol keberhasilan dan kekuatan seorang ibu. Sejak saat itu, orang-orang di Albania telah merayakan hari tersebut sebagai cara untuk menghargai dan menghormati ibu-ibu mereka. Pada abad ke-20, Hari Ibu di Albania mulai diperingati secara resmi sebagai hari libur nasional.

Sejarah Hari Ibu di Armenia

Hari Ibu di Armenia disambut pada tanggal 8 Maret setiap tahun. Ini merupakan hari keagamaan yang diperingati di negara tersebut, dan terkait dengan perayaan hari Santa Perawan Maria. Pada hari ini, keluarga dan teman-teman biasanya berkumpul untuk merayakan dan menghargai ibu-ibu mereka.

Hari Ibu di Armenia juga merupakan hari libur nasional, sehingga sekolah dan kantor umum ditutup pada hari tersebut. Pada hari ini, orang-orang juga biasanya mengunjungi gereja untuk berdoa dan memberikan hadiah kepada ibu-ibu mereka.

Sejarah Hari Ibu di Armenia bermula pada abad ke-4, ketika Perawan Maria dianggap sebagai simbol keberhasilan dan kekuatan seorang ibu. Sejak saat itu, orang-orang di Armenia telah merayakan hari tersebut sebagai cara untuk menghargai dan menghormati ibu-ibu mereka. Pada abad ke-20, Hari Ibu di Armenia mulai diperingati secara resmi sebagai hari libur nasional.

Sejarah Hari Ibu di Azerbaijan

Hari Ibu di Azerbaijan disambut pada tanggal 8 Maret setiap tahun. Ini merupakan hari keagamaan yang diperingati di negara tersebut, dan terkait dengan perayaan hari Santa Perawan Maria. Pada hari ini, keluarga dan teman-teman biasanya berkumpul untuk merayakan dan menghargai ibu-ibu mereka.

Hari Ibu di Azerbaijan juga merupakan hari libur nasional, sehingga sekolah dan kantor umum ditutup pada hari tersebut. Pada hari ini, orang-orang juga biasanya mengunjungi gereja untuk berdoa dan memberikan hadiah kepada ibu-ibu mereka.

Sejarah Hari Ibu di Azerbaijan bermula pada abad ke-4, ketika Perawan Maria dianggap sebagai simbol keberhasilan dan kekuatan seorang ibu. Sejak saat itu, orang-orang di Azerbaijan telah merayakan hari tersebut sebagai cara untuk menghargai dan menghormati ibu-ibu mereka. Pada abad ke-20, Hari Ibu di Azerbaijan mulai diperingati secara resmi sebagai hari libur nasional. Dan masih banyak lagi negara-negara yang merayakan hari ibu di setiap tahunnya.

Tanggal Penetapan Hari ibu di Beberapa Negara

Berikut adalah beberapa tanggal yang digunakan untuk merayakan Hari Ibu di beberapa negara:

  1. Amerika Serikat: Hari Ibu di Amerika Serikat biasanya dirayakan pada hari Minggu kedua bulan Mei.
  2. Indonesia: Hari Ibu di Indonesia dirayakan pada tanggal 22 Desember.
  3. Jepang: Hari Ibu di Jepang dirayakan pada tanggal hari Minggu terakhir bulan Mei.
  4. Korea Selatan: Hari Ibu di Korea Selatan dirayakan pada tanggal 8 Mei.
  5. Malaysia: Hari Ibu di Malaysia dirayakan pada tanggal hari Minggu terakhir bulan Mei.
  6. Filipina: Hari Ibu di Filipina dirayakan pada tanggal hari Minggu terakhir bulan Mei.
  7. Singapura: Hari Ibu di Singapura dirayakan pada tanggal hari Minggu terakhir bulan Mei.
  8. Thailand: Hari Ibu di Thailand dirayakan pada tanggal 12 Agustus.
  9. Australia: Hari Ibu di Australia dirayakan pada hari Minggu terakhir bulan Mei.
  10. Inggris: Hari Ibu di Inggris dirayakan pada hari Minggu terakhir bulan Maret.
  11. Prancis: Hari Ibu di Prancis dirayakan pada tanggal hari Minggu terakhir bulan Mei.
  12. Jerman: Hari Ibu di Jerman dirayakan pada tanggal hari Minggu terakhir bulan Mei.
  13. Italia: Hari Ibu di Italia dirayakan pada tanggal hari Minggu terakhir bulan Mei.
  14. Belanda: Hari Ibu di Belanda dirayakan pada tanggal hari Minggu terakhir bulan Mei.
  15. Polandia: Hari Ibu di Polandia dirayakan pada tanggal 26 Mei.

Ini hanya beberapa contoh tanggal yang digunakan untuk merayakan Hari Ibu di beberapa negara. Tanggal-tanggal ini mungkin berbeda di negara-negara lain atau bahkan di daerah-daerah di dalam negara yang sama.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *