Tokoh Wanita | Beasiswa Zakat 2026 Dibuka, Kuliah S1 Fully Funded hingga 8 Semester di 21 Kampus | Kementerian Agama (Kemenag) kembali membuka Program Beasiswa Zakat Indonesia 2026. Program ini memberikan kesempatan kepada calon mahasiswa yang memenuhi kriteria untuk melanjutkan pendidikan tinggi dengan dukungan pembiayaan yang bersumber dari dana zakat.
Program Beasiswa Zakat 2026 merupakan penyelenggaraan tahun kedua. Program tersebut dirancang untuk memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemanfaatan dana zakat secara produktif.
Dalam pelaksanaannya, Kemenag berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) serta sejumlah Lembaga Amil Zakat (LAZ). Tahun ini, terdapat 21 perguruan tinggi yang menjadi mitra tujuan program.
Beasiswa Zakat 2026 Berikan Kuliah Gratis hingga 8 Semester
Salah satu daya tarik utama program ini adalah dukungan pendidikan dengan skema fully funded.
Pembiayaan diberikan hingga mahasiswa menyelesaikan pendidikan maksimal 8 semester atau sekitar empat tahun, sesuai dengan ketentuan program dan masa studi.
Dengan adanya program ini, calon mahasiswa yang memiliki potensi dan prestasi tetapi terkendala kondisi ekonomi memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan tinggi tanpa terbebani biaya kuliah.
Apa Saja yang Ditanggung?
Dukungan Beasiswa Zakat dapat mencakup sejumlah kebutuhan pendidikan, seperti Uang Kuliah Tunggal (UKT), biaya hidup sesuai ketentuan, serta dukungan lain yang ditetapkan dalam program.
Sebagai contoh, informasi Beasiswa Zakat 2026 dari Universitas Gadjah Mada mencantumkan manfaat berupa UKT selama 8 semester, biaya hidup sesuai ketentuan, laptop, dan pembinaan karakter.
Namun, komponen pembiayaan yang diterima mahasiswa dapat berbeda sesuai dengan ketentuan penyelenggara dan perguruan tinggi masing-masing.
Pendaftaran Beasiswa Zakat 2026 Dibuka hingga 7 September
Calon peserta masih memiliki kesempatan untuk mendaftar secara daring.
Pendaftaran Beasiswa Zakat 2026 berlangsung mulai 24 Agustus sampai 7 September 2026. Setelah masa pendaftaran berakhir, peserta akan mengikuti sejumlah tahapan seleksi.
Jadwal Seleksi Beasiswa Zakat 2026
Berikut rangkaian tahapan seleksi yang perlu diperhatikan calon peserta:
| Tahapan | Jadwal |
|---|---|
| Pendaftaran | 24 Agustus–7 September 2026 |
| Seleksi administrasi | 8–15 September 2026 |
| Pengumuman hasil administrasi | 17 September 2026 |
| Wawancara potensi diri, ruhiyah, dan akademik | 23 September–9 Oktober 2026 |
| Pengumuman hasil wawancara | 14 Oktober 2026 |
| Wawancara komitmen dan kepribadian bersama orang tua/wali | 21 Oktober–5 November 2026 |
| Pengumuman final | 18 November 2026 |
| Orientasi calon penerima | Desember 2026 |
Jadwal tersebut tercantum dalam informasi Beasiswa Zakat 2026 yang dipublikasikan oleh perguruan tinggi mitra.
Siapa yang Bisa Mendaftar Beasiswa Zakat 2026?
Program Beasiswa Zakat ditujukan bagi calon mahasiswa yang memenuhi kriteria dan persyaratan yang telah ditentukan.
Salah satu kelompok yang menjadi perhatian utama adalah mustahik dan/atau calon mahasiswa berprestasi yang membutuhkan dukungan untuk mengakses pendidikan tinggi.
Lulusan Pendidikan Menengah
Program ini diperuntukkan bagi lulusan pendidikan menengah, termasuk:
- SMA
- SMK
- STM
- MA atau sederajat
- Lulusan pendidikan berbasis pesantren
- Pendidikan muadalah
- Satuan pendidikan Islam lainnya yang berada dalam binaan kementerian terkait.
Calon penerima juga perlu memenuhi ketentuan akademik dan persyaratan lain yang ditetapkan dalam pedoman Beasiswa Zakat 2026.
Nilai Akademik Menjadi Salah Satu Pertimbangan
Prestasi akademik menjadi salah satu aspek yang diperhatikan dalam proses seleksi.
Informasi dari UGM, misalnya, mencantumkan ketentuan rata-rata nilai rapor minimal 80 bagi calon pendaftar dari SMA, SMK, STM, MA atau sederajat.
Selain itu, peserta diutamakan berasal dari kelompok mustahik dan/atau memiliki prestasi akademik maupun keagamaan.
Pilihan Program Studi dalam Beasiswa Zakat 2026
Beasiswa Zakat tidak hanya ditujukan untuk satu bidang pendidikan tertentu.
Berdasarkan informasi program, bidang studi yang dapat menjadi bagian dari Beasiswa Zakat mencakup beberapa rumpun keilmuan.
Sains dan Teknik
Bidang sains dan teknik menjadi salah satu rumpun yang dapat dipilih sesuai program studi dan ketentuan perguruan tinggi mitra.
Kesehatan
Program studi di bidang kesehatan juga termasuk dalam cakupan pilihan yang tersedia sesuai dengan program dan perguruan tinggi masing-masing.
Pertanian
Bidang pertanian menjadi salah satu pilihan rumpun keilmuan yang tercantum dalam informasi program.
Ekonomi, Hukum, Syariah, dan Sosial
Calon peserta juga dapat memilih program studi yang masuk dalam bidang ekonomi, hukum, syariah, dan sosial sesuai ketentuan kampus tujuan.
Zakat dan Wakaf
Bidang yang berkaitan dengan pengelolaan zakat dan wakaf juga menjadi salah satu rumpun keilmuan yang dapat memperoleh dukungan melalui program Beasiswa Zakat.
Daftar 21 Kampus Tujuan Beasiswa Zakat 2026
Kemenag bekerja sama dengan 21 perguruan tinggi dalam pelaksanaan Beasiswa Zakat 2026. Kampus tersebut terdiri atas Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dan perguruan tinggi negeri umum.
Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri
- UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
- UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
- UIN Walisongo Semarang
- UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
- UIN Sunan Ampel Surabaya
- UIN Sunan Gunung Djati Bandung
- UIN Imam Bonjol Padang
- UIN Alauddin Makassar
- UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto
- UIN Raden Fatah Palembang
Perguruan Tinggi Negeri
- Universitas Indonesia
- IPB University
- Institut Teknologi Bandung
- Universitas Airlangga
- Universitas Brawijaya
- Universitas Hasanuddin
- Universitas Pendidikan Indonesia
- Universitas Padjadjaran
- Universitas Gadjah Mada
- Institut Teknologi Sepuluh Nopember
- Universitas Diponegoro
Daftar tersebut merupakan perguruan tinggi tujuan yang tercantum dalam informasi program Beasiswa Zakat 2026.
Beasiswa Zakat untuk Pemanfaatan Dana Zakat di Bidang Pendidikan
Program Beasiswa Zakat tidak hanya ditujukan untuk membantu calon mahasiswa dalam membayar biaya pendidikan.
Pemanfaatan dana zakat melalui sektor pendidikan menjadi salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat. Dengan memberikan akses pendidikan tinggi, dana zakat diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi penerima.
Program ini juga diharapkan membantu generasi muda yang memiliki potensi dan prestasi tetapi menghadapi keterbatasan ekonomi agar dapat menyelesaikan pendidikan tinggi.
Tidak Sekadar Membiayai Kuliah
Selain dukungan pembiayaan, Beasiswa Zakat juga memiliki unsur pembinaan.
Penerima beasiswa tidak hanya diarahkan untuk menyelesaikan pendidikan secara akademik, tetapi juga diharapkan berkembang dalam aspek karakter, kepemimpinan, dan kontribusi kepada masyarakat.
Dengan demikian, program ini diharapkan dapat mencetak lulusan yang memiliki kompetensi sekaligus kepedulian sosial.

Cara Mendaftar Beasiswa Zakat 2026
Pendaftaran Beasiswa Zakat 2026 dilakukan secara daring melalui sistem yang telah disediakan penyelenggara.
Calon peserta perlu memastikan seluruh persyaratan telah dipenuhi sebelum mengirimkan formulir pendaftaran.
Link Pendaftaran Beasiswa Zakat
Pendaftaran dapat dilakukan melalui portal resmi:
https://pendaftaran-beasiswa.kemenag.go.id/login
Peserta juga perlu memperhatikan ketentuan tambahan dari perguruan tinggi yang dipilih karena setiap kampus dapat memiliki persyaratan administrasi tambahan.
Dokumen yang Perlu Dipersiapkan
Calon peserta sebaiknya menyiapkan dokumen yang diperlukan sejak awal agar proses pendaftaran berjalan lancar.
Beberapa dokumen yang perlu dipersiapkan dapat meliputi dokumen akademik, dokumen kondisi ekonomi, surat rekomendasi, serta dokumen lain sesuai persyaratan program dan perguruan tinggi tujuan.
Pada tahapan tertentu, peserta juga dapat diminta menyiapkan personal statement serta gagasan atau proyek perubahan.
Pastikan Data yang Diisi Sesuai
Seluruh informasi yang dimasukkan dalam formulir pendaftaran harus sesuai dengan dokumen resmi.
Peserta juga perlu memastikan dokumen yang diunggah dapat dibaca dengan jelas dan sesuai format yang ditentukan.
Kesalahan data maupun dokumen yang tidak memenuhi ketentuan dapat memengaruhi proses seleksi administrasi.
Jangan Lewatkan Batas Waktu Pendaftaran
Pendaftaran Beasiswa Zakat 2026 dibuka hingga 7 September 2026.
Calon peserta yang memenuhi persyaratan sebaiknya tidak menunggu hingga hari terakhir. Persiapkan dokumen sejak awal, tentukan perguruan tinggi serta program studi yang sesuai, kemudian selesaikan proses pendaftaran melalui portal resmi.
Program ini menjadi salah satu kesempatan bagi calon mahasiswa untuk mendapatkan pendidikan S1 dengan dukungan pembiayaan hingga maksimal delapan semester.
Kesimpulan
Program Beasiswa Zakat Indonesia 2026 kembali dibuka oleh Kementerian Agama bersama mitra pengelola zakat. Program ini memberikan kesempatan kepada calon mahasiswa yang memenuhi kriteria untuk memperoleh dukungan pendidikan jenjang S1.
Pembiayaan diberikan dengan skema fully funded hingga maksimal 8 semester, dengan komponen manfaat yang mengikuti ketentuan program dan perguruan tinggi masing-masing.
Pendaftaran berlangsung 24 Agustus–7 September 2026 dan tersedia 21 perguruan tinggi tujuan, termasuk sejumlah UIN serta PTN seperti UI, IPB, ITB, UGM, Unair, Unpad, Undip, dan ITS.
Bagi calon mahasiswa yang memenuhi persyaratan, Beasiswa Zakat 2026 dapat menjadi salah satu peluang untuk melanjutkan pendidikan tinggi sekaligus mendapatkan pembinaan selama masa studi.
Karena batas pendaftaran semakin dekat, calon peserta sebaiknya segera memeriksa persyaratan dan melakukan pendaftaran melalui kanal resmi yang telah disediakan.








