Menu
Aktivis, Pejuang dan Pahlawan

PKK Jawa Tengah dan Dharma Wanita Persatuan UNDIP Jajaki Kerja Sama untuk Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga

  • Bagikan
PKK Jawa Tengah dan Dharma Wanita Persatuan UNDIP Jajaki Kerja Sama untuk Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga
PKK Jawa Tengah dan Dharma Wanita Persatuan UNDIP Jajaki Kerja Sama untuk Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga

Tokoh Wanita | Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Jawa Tengah bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Diponegoro (UNDIP) menjajaki peluang kerja sama yang strategis dalam rangka memperkuat peran perempuan dalam keluarga dan masyarakat. Kegiatan penjajakan kerja sama ini berlangsung di Ruang Sidang Rektor, Kampus UNDIP Tembalang, Senin (21/7/2025), dan menjadi langkah awal untuk membangun sinergi program antara kedua organisasi.

Kunjungan Ketua TP PKK Jawa Tengah, Hj. Nawal Arafah Yasin, M.Si., ke UNDIP disambut oleh Ketua DWP UNDIP, Dewi Widayani Suharnomo, S.H., M.Pd., yang menerima langsung rombongan. Pertemuan ini dimaksudkan untuk memperkuat kolaborasi dalam berbagai program pemberdayaan perempuan, peningkatan kesejahteraan keluarga, pendidikan anak usia dini, serta pelatihan berbasis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Dalam sambutannya, Nawal menegaskan bahwa tantangan pemberdayaan perempuan dan keluarga membutuhkan kerja sama lintas lembaga. Menurutnya, PKK tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dari organisasi lain termasuk perguruan tinggi seperti UNDIP. Dengan menggandeng DWP UNDIP, Nawal berharap program-program yang dijalankan dapat memiliki dampak lebih luas dan efektivitas yang lebih baik di masyarakat.

Nawal juga memaparkan tujuh program prioritas unggulan TP PKK Provinsi Jawa Tengah untuk periode 2025–2030. Program tersebut meliputi PANDU CINTA (Pelayanan Terpadu Pencegahan dan Penanganan Perkawinan Anak), KADER PERAK (Kader Paralegal PKK Penggerak Rumah Perlindungan Perempuan & Anak), RABU PON (Gerakan Ibu Menanam Pohon), KIKIS (Keluarga Indonesia Bebas Kemiskinan Ekstrem), SPELING (Spesialis Anak Keliling), JAM INTAN (Jam Interaksi Positif Orang Tua dengan Anak), serta PKK SIGAB (PKK Siaga dan Tanggap Bencana).

Nawal menyampaikan bahwa kerja sama dengan DWP UNDIP dapat memperkuat implementasi program-program unggulan tersebut, termasuk melalui pelibatan sumber daya manusia dan keahlian akademik yang dimiliki UNDIP untuk mendukung kegiatan pemberdayaan masyarakat. Hal ini dinilai penting agar program PKK dapat menjawab isu strategis perempuan, anak, dan keluarga secara komprehensif.

Menanggapi penjajakan kerja sama tersebut, Ketua DWP UNDIP, Dewi Widayani Suharnomo, menyampaikan kesiapan penuh organisasi yang dipimpinnya untuk mendukung kolaborasi. Menurut Dewi, UNDIP memiliki sumber daya manusia dan institusi yang kompeten, sehingga bisa berkontribusi dalam berbagai program pemberdayaan yang dirancang oleh PKK Jawa Tengah. Melalui peran serta lembaga seperti Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNDIP, kegiatan pengabdian masyarakat dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik diharapkan dapat bersinergi dengan program-program PKK.

Beberapa program UNDIP yang telah berjalan menunjukkan potensi kolaborasi, seperti pendampingan di desa binaan, penanganan isu stunting, serta dukungan teknologi seperti desalinasi air laut untuk ketersediaan air bersih. Hal ini menunjukkan bahwa integrasi program akademik dan komunitas bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Jawa Tengah.

Pertemuan tersebut ditutup dengan sesi foto bersama dan pertukaran cinderamata sebagai simbol terjalinnya hubungan baik dan komitmen awal kedua pihak untuk meneruskan penjajakan kerja sama menuju rencana tindak lanjut yang lebih konkret. Rencana tersebut akan diwujudkan melalui penyusunan rencana aksi bersama, yang kemudian diharapkan dapat diikuti dengan penandatanganan nota kesepahaman resmi sebagai landasan kerja sama jangka panjang.

Kerja sama ini dipandang sebagai momentum strategis untuk memperkuat pemberdayaan perempuan, memajukan kesejahteraan keluarga, dan memberikan manfaat yang luas di tingkat masyarakat, khususnya di Provinsi Jawa Tengah.

Sumber: UNDIP.ac.id, “Penjajakan Kerja Sama PKK Pemprov Jateng dan DWP UNDIP: Pemberdayaan Wanita untuk Kebermanfaatan”, 21 Juli 2025.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *