Tokoh Wanita | Sempat Berada di Titik Terendah dalam Hidupnya, Ning Salma Rahmatika Kini Rilis Buku; Dear Woman Kamu Lebih Kuat dari yang Kamu Kira | Setiap orang tentu memiliki cerita dan liku-liku tersendiri tentang bagaimana mereka bisa bertahan hingga sampai di titik hari ini. Begitu pula dengan kisah inspiratif yang dibagikan oleh Ning Salma Rahmatika. Ada banyak hal yang telah dilalui, dipelajari, hingga akhirnya membentuk dirinya menjadi pribadi yang semakin mengenal diri sendiri.
Memasuki Babak Baru Bersama Gus Ivan
Perjalanan hidup Ning Salma kemudian membawanya pada fase baru yang penuh makna, yakni pernikahan dengan Gus Ivan. Momen sakral ini mempertemukannya dengan keluarga, lingkungan, serta tanggung jawab baru yang menjadi bagian penting dari proses pendewasaan diri. Dukungan moral dari orang-orang tersayang, termasuk sang suami yang selalu menyemangati dengan kalimat penguat, menjadi energi tersendiri dalam menjalani hari-hari.
Bangkit dari Titik Terendah dan Melahirkan Karya Buku “Dear Woman”
Di balik senyum dan berbagai pencapaiannya saat ini, Ning Salma sempat berada di titik terendah dalam hidupnya. Berbagai emosi dan pergulatan batin seperti rasa lelah, kesedihan, rasa pesimis, hingga overthinking pernah ia rasakan. Namun, melalui proses perenungan yang mendalam, ia menyadari bahwa Allah SWT mengubah setiap proses berat tersebut menjadi sumber kekuatan dan sebuah karya nyata.
Dari pengalaman hidup, proses belajar, dan perenungan panjang itulah akhirnya lahir sebuah buku bertajuk “Dear Woman; Kamu Lebih Kuat dari yang Kamu Kira”. Buku ini didedikasikan sebagai ruang bagi Ning Salma untuk berbicara kepada para wanita di luar sana mengenai arti kehidupan, proses bertumbuh, serta bagaimana belajar untuk lebih menghargai diri sendiri.
Melalui buku tersebut, ia ingin menyampaikan pesan mendalam bahwa di balik hari-hari ketika seorang wanita merasa lelah, mempertanyakan diri sendiri, atau membandingkan perjalanannya dengan orang lain, selalu ada arti di setiap proses yang telah dilewati. Bahwa seorang wanita tidak harus selalu kuat, tidak harus sempurna, dan berhak untuk beristirahat ketika lelah.

Masa Kecil Ning Salma Rahmatika di Kudus
Ning Salma Rahmatika memiliki nama lengkap Salma Rahmatika. Ia lahir di Kudus, Jawa Tengah, pada 16 Januari 2002.
Masa pendidikan awal Ning Salma banyak dihabiskan di Kudus. Ia menempuh pendidikan di MI NU Mafatihul Ulum Kudus pada 2007–2013. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan di MTs NU Mu’allimat Kudus pada 2013–2016.
Pendidikan menengah kemudian dilanjutkan di MA NU Nurul Ulum Kudus hingga lulus pada 2019.
Lingkungan madrasah menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikan Ning Salma. Sejak usia sekolah, ia telah mendapatkan perpaduan antara pendidikan umum dan pendidikan keislaman.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu fondasi yang kemudian membawanya melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Melanjutkan Pendidikan ke Universitas Islam Sultan Agung
Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, Ning Salma melanjutkan kuliah di Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang.
Ia memilih Program Studi Pendidikan Agama Islam. Pilihan tersebut sejalan dengan latar belakang pendidikan yang sebelumnya ia jalani di lingkungan madrasah.
Selama berada di perguruan tinggi, Ning Salma tidak hanya menjalani proses perkuliahan, tetapi juga mulai memperluas pengalaman dan wawasan.
Dalam repository Unissula, Salma Rahmatika tercatat sebagai penulis penelitian dengan judul Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Menanamkan Nilai Kedisiplinan bagi Siswa Kelas X di SMK Farmasi Tunas Harapan Demak Tahun 2025.
Karya tersebut memperlihatkan ketertarikannya terhadap dunia pendidikan, terutama bagaimana pendidikan agama dapat berperan dalam membentuk karakter dan kedisiplinan peserta didik.
Pendidikan Ning Salma Tidak Berhenti di S1
Salah satu hal yang menarik dari perjalanan Ning Salma adalah keputusannya untuk terus melanjutkan pendidikan.
Setelah menyelesaikan pendidikan S1 Pendidikan Agama Islam, ia melanjutkan studi ke jenjang S2 Ilmu Hukum di Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
Pilihan untuk mempelajari ilmu hukum menunjukkan adanya perkembangan minat akademik dalam perjalanan pendidikannya.
Dari pendidikan agama Islam menuju ilmu hukum, Ning Salma memperluas bidang keilmuan yang dipelajarinya. Perjalanan tersebut menjadi gambaran bahwa proses belajar tidak harus berhenti setelah seseorang memperoleh gelar sarjana.
Ning Salma dan Aktivitas di Ruang Publik
Selain perjalanan akademik, nama Ning Salma juga pernah muncul dalam kegiatan yang berkaitan dengan dakwah dan pengembangan diri.
Ia pernah dikaitkan dengan Lomba Dai Nasional 2021 serta ajang Putri Hijabfluencer Indonesia 2021 sebagai perwakilan Jawa Tengah.
Dalam ajang tersebut, Salma Rahmatika disebut berhasil meraih posisi Runner Up 3.
Keterlibatan dalam kegiatan seperti ini menjadi bagian lain dari perjalanan Ning Salma. Pendidikan formal berjalan berdampingan dengan pengalaman di ruang publik, komunikasi, serta aktivitas yang berkaitan dengan penyampaian pesan keislaman.










