Menu
Aktivis, Pejuang dan Pahlawan

Militer AS Akui Bisa Kewalahan Hadapi Senjata Ini dari Iran

  • Bagikan
Militer AS Akui Bisa Kewalahan Hadapi Senjata Ini dari Iran
Militer AS Akui Bisa Kewalahan Hadapi Senjata Ini dari Iran

Militer AS Akui Bisa Kewalahan Hadapi Senjata Ini dari Iran | Pejabat militer Amerika Serikat mengakui bahwa pasukan mereka berpotensi menghadapi kesulitan besar ketika berhadapan dengan salah satu senjata utama milik Iran, yakni drone serang berbiaya murah yang diluncurkan dalam jumlah besar. Senjata ini dinilai mampu menekan sistem pertahanan udara Amerika jika digunakan secara masif.

Dalam pengarahan kepada anggota parlemen AS, pejabat pertahanan menyebutkan bahwa Iran mengandalkan ribuan drone serang satu arah yang relatif murah. Drone tersebut memiliki pola terbang rendah dan lambat, sehingga lebih sulit dideteksi oleh sistem radar dibandingkan rudal konvensional. Kondisi ini membuat sistem pertahanan udara Amerika tidak selalu mampu mencegat seluruh serangan yang datang secara bersamaan.

Selain sulit dideteksi, strategi Iran menggunakan drone murah juga menciptakan tekanan finansial bagi militer AS. Setiap drone yang diluncurkan dapat memaksa Amerika menggunakan sistem pencegat mahal seperti Patriot atau THAAD. Ketimpangan biaya ini berpotensi membuat stok interceptor cepat terkuras jika serangan berlangsung dalam intensitas tinggi dan berkelanjutan.

Para pejabat militer AS mengakui bahwa meski sistem pertahanan mereka sangat canggih, tidak ada jaminan seluruh drone atau rudal Iran dapat dihancurkan sebelum mencapai target. Oleh karena itu, strategi yang kini diprioritaskan adalah menghancurkan lokasi peluncuran drone dan rudal Iran sebelum senjata tersebut ditembakkan.

Eskalasi konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran dalam beberapa waktu terakhir membuat penggunaan drone dan rudal meningkat drastis di kawasan Timur Tengah. Serangan balasan Iran dilaporkan melibatkan ribuan drone dan ratusan rudal yang menargetkan pangkalan militer serta sekutu AS di wilayah tersebut.

Para analis militer menilai perang modern kini semakin dipengaruhi teknologi drone murah yang dapat diluncurkan dalam jumlah besar. Meski sederhana, senjata tersebut mampu menimbulkan dilema besar bagi sistem pertahanan negara maju karena perbedaan biaya dan volume serangan yang sangat tinggi.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *