Menu
Aktivis, Pejuang dan Pahlawan

Silaturahim Ulama di DIY, Ketua DPW PKB Perkuat Sinergi Keagamaan dan Kebangsaan

  • Bagikan
Silaturahim Ulama di DIY, Ketua DPW PKB Perkuat Sinergi Keagamaan dan Kebangsaan

Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daerah Istimewa Yogyakarta, Umaruddin Masdar, bersama jajaran pengurus partai melaksanakan rangkaian silaturahim ke sejumlah ulama, kiai, dan bu nyai di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan yang digelar pada Maret 2026 tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara kalangan politik dan tokoh agama, sekaligus memperkuat landasan spiritual dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan menyambangi sejumlah tokoh pesantren serta ulama kharismatik, di antaranya yang berada di lingkungan Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak. Selain sebagai ajang silaturahim, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk berdialog secara langsung dengan para ulama guna menyerap pandangan, nasihat, serta doa yang diharapkan dapat menjadi pedoman dalam menjalankan peran sosial dan politik.

Umaruddin Masdar menegaskan bahwa ulama, kiai, dan bu nyai memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter masyarakat. Menurutnya, para tokoh agama tidak hanya berperan sebagai pembimbing dalam aspek spiritual, tetapi juga sebagai penjaga nilai-nilai moral, etika, dan kebudayaan yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa. Oleh karena itu, menjaga hubungan baik dengan para ulama dinilai sebagai langkah penting dalam memastikan bahwa setiap kebijakan dan gerakan sosial tetap selaras dengan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kegiatan silaturahim ini merupakan bagian dari ikhtiar membangun sinergi antara dunia politik dan keagamaan. Sinergi tersebut dinilai krusial, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan sosial yang semakin kompleks, seperti perubahan budaya, dinamika politik, hingga persoalan kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya komunikasi yang intensif, diharapkan tercipta kolaborasi yang konstruktif demi kemaslahatan bersama.

Suasana silaturahim berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Dialog yang terjalin tidak hanya membahas persoalan keagamaan, tetapi juga menyentuh isu-isu kebangsaan yang lebih luas. Para ulama memberikan berbagai wejangan yang menekankan pentingnya menjaga persatuan, memperkuat ukhuwah, serta menanamkan nilai-nilai toleransi dalam kehidupan sosial.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi jembatan yang menghubungkan aspirasi masyarakat dengan kebijakan yang diambil oleh para pemangku kepentingan. Selain itu, silaturahim tersebut juga mempertegas pentingnya peran ulama sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkuat karakter bangsa di tengah arus perubahan zaman.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *